Pengenalan SCBA (Self-Contained Breathing Apparatus)

pengenalan sekilas scbaSCBA (Self Contained Breathing Apparatus) adalah suatu alat bantu pernafasan yang digunakan oleh petugas rescue, pemadam kebakaran, atau lainnya yang berisi udara segar yang dikemas dalam tabung (silinder), agar pengguna tidak bergantung pada udara di sekitar dalam jangka waktu tertentu & mendapatkan bantuan udara segar ketika keadaan atmosfir disekitar dalam situasi IDLH.

Keadaan atmosfer bisa dikategorikan dalam situasi IDLH (Immediate Danger to Life and Health) ketika :

  • Oksigen di lingkungan mengalami pengurangan hingga di bawah 19.5 %.
  • Adanya kandungan racun di udara seperti Gas Hydrogen Sulfide (H2S) sangat beracun dan mematikan, pekerja pada industri pemboran minyak & gas bumi mempunyai risiko besar atas keluarnya gas H2S. Level gas H2S berbahaya bila berada pada 100 ppm atau lebih.
  • Adanya kontaminan atau asap seperti debu, kabut, uap hasil dari kebakaran.
  • Temperatur di sekitar sangat tinggi.

Bahaya Pernapasan pada bangunan yang terbakar

Dengan menggunakan Self Contained Breathing Apparatus ini, memungkinkan pengguna untuk memasuki area berasap & beracun dan menyediakan perlindungan pernapasan dalam waktu terbatas. Suasana didalam bangunan terbakar dianggap berbahaya bagi kehidupan dan kesehatan (IDLH) manusia. Dalam hal ini Pemadam kebakaran harus cakap dalam menggunakan SCBA sebelum terlibat dalam operasi pemadaman api, sebab terdapat beberapa tipe bahaya yang mengancam antara lain.

– Bahaya Pernapasan dari Kebakaran : Asap

Tiga komponen utama dari asap kebakaran  yaitu

  • Partikel asap
  • Uap asap
  • Gas beracun berupa : Karbon monoksida, Hidrogen sianida dan Phosgene

– Bahaya Pernapasan dari Kebakaran: Kekurangan Oksigen

Kekurangan oksigen terjadi dalam dua cara yaitu

  • Api mengkonsumsi oksigen yang tersedia.
  • Api menghasilkan gas yang menggantikan oksigen.

Disamping itu juga dapat menyebabkan disorientasi, ketidakmampuan mengendalikan otot, dan pemikiran irasional

– Bahaya Pernapasan dari Kebakaran: Peningkatan Suhu

Menghirup gas super panas yang dihasilkan oleh api dapat menyebabkan luka bakar parah pada saluran pernapasan

– Lingkungan Beracun Lainnya

Pemadam kebakaran akan menghadapi gas beracun atau atmosfer yang kekurangan oksigen dalam banyak situasi darurat, termasuk: timbul bahan – bahan berbahaya akibat kebakaran dan struktur ruang yang terbatas

Komponen SCBA

komponen self contained breathing apparatus (scba)

  1. Backpack – Frame untuk pemasangan bagian SCBA lainnya.

  2. Harness – Tali dan pengencang untuk memasang SCBA ke tubuh pemadam kebakaran.
  3. Air Cylinder – Menyimpan udara untuk SCBA, dilengkapi dengan katup penutup yang dioperasikan dengan tangan, pengukur tekanan menunjukkan jumlah tekanan dalam silinder.
  4. Regulator Assembly – Pengontrol aliran udara, dan peredam tekanan dua arah.
  5. Face Piece Assembly – Mengalirkan udara untuk bernapas, terdiri dari masker wajah, katup pernapasan, regulator. Dengan syarat harus menutup seluruh wajah dan di tes secara teratur setidaknya setahun sekali.

Kategori SCBA Berdasarkan sistem kerjanya yaitu

A. Closed-Circuit SCBA (sirkulasi tertutup)

closed circuit scba

Tipe ini dikenal juga dengan CCBA (Close Circuit Breathing Apparatus), digunakan untuk pernafasan berdurasi lama seperti penyelamatan di daerah tambang dan terowongan panjang dan daerah sempit. Penggunaanya bisa lebih lama dari tipe Open-Circuit karena tipe Closed-Circuit merupakan unit berkemampuan rebreathing artinya mampu menyerap karbon dioksida yang dihembuskan oleh pengguna untuk didaur ulang menjadi oksigen secara substansial.

Cara kerja perangkat ini adalah pengguna bernafas menggunakan udara yang ada dalam unit CCBA kemudian nafas yang mengandung CO2 dihembuskan masuk kembali kedalam alat tersebut dan diolah absorber menjadi O2, selanjutnya O2 tersebut di hirup kembali oleh operator dan hembusan nafas masuk kembali ke alat begitu seterusnya hingga bahan kimia yang ada di dalam absorber tidak dapat lagi mengubah CO2 menjadi O2.

Close circuit memiliki masa penggunaan hingga 4 jam, umumnya digunakan oleh tim rescue pertambangan bawah tanah (underground mine rescue).

B. Open-Circuit SCBA (sirkulasi terbuka)

open circuit scba

Tipe ini memiliki volume udara pernafasan tertentu di dalam sebuah cylinder (4 liter, 6 liter, 6.8 liter atau 9 liter). Sehingga durasi pemakaian biasanya tidak lebih dari 1 jam. Tipe ini diisi dengan udara yang disaring dan dikompresi dari oksigen murni. Sistem sirkuit terbuka memiliki dua regulator; stage pertama untuk mengurangi tekanan udara agar memungkinkan untuk dialirkan ke masker, dan regulator stage kedua untuk menguranginya lebih jauh ke tingkat di atas tekanan atmosfer standar.

Udara ini kemudian disalurkan ke masker melalui demand valve (mengaktifkan hanya pada inhalasi) atau katup tekanan positif terus menerus (menyediakan aliran udara konstan ke masker).

Sistem operasi tipe ini adalah operator menghirup udara yang ada di dalam tabung bertekanan dan menghembuskan nafas keluar melalui katup pada masker, sistem ini seperti manusia bernafas dengan normal namun sumber udara berasal dari udara yang telah disimpan dalam tabung bertekanan, bukan dari udara bebas.

C. Supplied Air Respirator

supplied air respirator

Menggunakan saluran selang yang terhubung ke kompresor udara-pernapasan atau ke silinder udara terkompresi, terkadang digunakan untuk operasi khusus

SCBA (Self Contained Breathing Apparatus) berdasarkan fungsi:

Terdiri dari 3 macam yaitu:

1. SCBA Rescue Unit

Jenis SCBA Rescue Unit adalah SCBA yang digunakan sebagai alat bantu pernafasan pada waktu melakukan proses pertolongan / penyelamatan atau digunakan pada waktu melakukan pekerjaan di lingkungan yang terpapar gas berbahaya. Self-Contained Breathing Apparatus ini dapat pakai secara optimal sekitar 30 menit.

2. SCBA Work Unit

Jenis breathing apparatus ini pada prinsipnya hanya bisa digunakan selama 10 menit, tetapi alat bantu pernapasan mandiri ini dilengkapi dengan peralatan sambungan khusus yang bisa disambungkan ke cadangan udara dalam botol-botol berkapasitas besar, sehingga dapat membantu pernafasan sampai lebih dari 30 menit.

3. SCBA Escape Unit

Sesuai dengan jenisnya, SCBA ini berfungsi untuk membantu pernafasan pada waktu meninggalkan lokasi paparan menuju tempat aman dengan waktu penggunaan sekitar 10 – 15 menit. Perangkat ini dapat digunakan secara cepat, karena model maskernya mudah digunakan.

Pada prakteknya jenis ini juga digunakan untuk membantu pernafasan pada korban paparan gas pada saat evakuasi dan sebelum mendapat pertolongan medis, sehingga SCBA ini juga disebut dengan ELSA (Emergency Life Support Apparatus ).

Standar dan Regulasi SCBA (Self Contained Breathing Apparatus)

– NIOSH

Menetapkan persyaratan desain, pengujian, dan sertifikasi untuk SCBA

– OSHA

Bertanggung jawab untuk menetapkan dan menegakkan peraturan untuk perlindungan pernapasan

Standar NFPA terkait dengan SCBA

NFPA 1500: Persyaratan dasar
NFPA 1404: Persyaratan untuk pelatihan SCBA
NFPA 1981: Persyaratan untuk desain, kinerja, pengujian, dan sertifikasi SCBA sirkuit terbuka

Hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan SCBA

  • Penggunaan dibatasi oleh jumlah udara dalam silinder.

  • Pemadam kebakaran harus mempertimbangkan: – Waktu dan upaya yang diperlukan untuk mencapai titik kebakaran, – Jumlah udara yang tersedia setelah mencapai titik kebakaran, – Jumlah waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas, Jumlah waktu untuk mencapai area aman.
  • Dengan penggunaan Self Contained Breathing Apparatus akan menambah berat & mengurangi fleksibilitas dan mobilitas.
  • Mempengaruhi visibilitas penglihatan pengguna.
  • Dapat memengaruhi kemampuan berkomunikasi.
  • Berkemungkinan membatasi pendengaran.
  • Bergerak dengan berat tambahan ekstra SCBA & APD membutuhkan energi tambahan, yang meningkatkan konsumsi udara dan suhu tubuh pengguna

Menghitung Waktu Penggunaan SCBA

Cylinder pada SCBA (Self Contained Breathing Apparatus) umumnya diisi dengan udara bertekanan hingga 300 bar, artinya jika cylinder tersebut berkapasitas volume 9 liter, maka cylinder tersebut bisa diisi dengan 2700 liter udara (diperoleh dari 300 X 9), sedangkan konsumsi udara yang dibutuhkan manusia saat melakukan aktivitas rata-rata adalah 40 liter / menit, oleh karena itu SCBA yang memiliki cylinder dengan volume 9 liter apabila diisi dengan udara bertekanan 300 bar, maka udara akan habis setelah digunakan selama 67.5 menit (diperoleh dari jumlah udara di dalam tabung (2700) dibagi 40), hal ini dikenal dengan isitilah “Full Duration” (FD) atau durasi penuh.

Dengan full duration diatas bukan berarti kita dapat melakukan penyelamatan selama 67.5 menit, namun 10 menit sebelum udara habis pengguna harus keluar dari ruangan tersebut menuju lokasi yang aman, waktu 10 menit tersebut dikenal dengan istilah “Safety Margin”(SM) atau batas toleransi aman, sehingga SCBA tersebut dapat kita gunakan untuk melakukan pencarian selama 57.5 menit (67.5 – 10 atau FD – SM).

Pada perangkat SCBA sendiri sudah dilengkapi dengan warning whistle (peluit peringatan) yang akan berbunyi apabila tekanan dalam tabung mencapai level 60 bar atau 10 menit sebelum udara habis.

Demikian artikel mengenai pengenalan SCBA (Self Contained Breathing Apparatus), semoga kita semua dapat memahami betapa pentingnya alat bantu pernapasan tersebut.