Closed Circuit SCBA Type Breathing Apparatus

Closed circuit SCBA adalah type breathing apparatus yang dirancang untuk melindungi personel di lingkungan berbahaya, beracun, atau minim oksigen. Closed Circuit SCBA beroperasi dengan meresirkulasi udara pernapasan dan memurnikannya, kemudian menghilangkan karbon dioksida dan menambahkan oksigen segar. Closed Circuit SCBA sebagian besar digunakan oleh responder darurat di area operasi dalam remediasi bahan berbahaya, penyelamatan diarea tambang, terowongan, dan misi khusus.

closed circuit scba

Sistem Self Contained Breathing Apparatus digunakan ketika responden darurat membutuhkan persediaan udara untuk pernapasan ketika bekerja di atmosfer kotor yang dapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan & jiwa.

Sistem Self Contained Breathing Apparatus terbagi dalam dua kategori umum yaitu open & closed circuit SCBA. Sistem sirkuit terbuka menyediakan udara melalui tangki tekanan tinggi dan mengeluarkan udara yang dihembuskan ke atmosfer.

Sedangkan tipe Closed Circuit SCBA meresirkulasi & mendaur ulang gas yang dihembuskan (kadang-kadang disebut sebagai rebreathers).

Closed Circuit SCBA umumnya digunakan disaat membutuhkan pasokan gas pernapasan lebih lama.

Breathing apparatus tipe closed circuit SCBA memiliki berat lebih ringan daripada tipe sirkuit terbuka karena menggunakan silinder lebih kecil yang mengandung oksigen murni.

Masker full-facepiece dari Closed Circuit SCBA menyimpan udara pernapasan & dirancang untuk memberikan perlindungan dari lingkungan operasi.

Cara Kerja Closed Circuit SCBA

Type Breathing Apparatus Closed Circuit SCBA memungkinkan pengguna untuk mendaur ulang napas yang dihembuskan dengan menyerap karbon dioksida yang dihasilkan & menambahkan oksigen untuk menggantikan apa yang telah dimetabolisme.

Penambahan oksigen diperlukan karena terus menerus rebreathing dari gas daur ulang yang menghabiskan oksigen; oleh karena itu, gas harus diisi kembali dengan oksigen untuk mempertahankan komposisi gas.

Penambahan oksigen Closed Circuit SCBA ke gas daur ulang harus dilakukan bersamaan dengan menghilangkan karbon dioksida. Penumpukan karbon dioksida dalam gas daur ulang pada awalnya bisa mengakibatkan gangguan pernapasan ringan & dengan cepat berkembang menjadi toksisitas karbon dioksida.

Closed Circuit SCBA memakai scrubber co2 untuk menghilangkan karbon dioksida dari udara daur ulang secara kimia. Memiliki dua konfigurasi saluran gas dasar: pendulum & loop. Konfigurasi pendulum digunakan terutama untuk penyelaman bawah air. Konfigurasi loop digunakan untuk aplikasi responder darurat & terdiri dari loop kedap gas untuk inhalasi dan pernafasan responder.

Loop terdiri dari corong & masker full-facepiece yang terhubung ke satu atau lebih tabung yang mengalirkan gas yang dihirup dan dihembuskan antara pengguna dan “counterlung”, atau kantong pernapasan.

Tas pernapasan menyimpas gas saat tidak ada di paru-paru pengguna. Udara melewati scrubber yang mengandung penyerap co2 untuk menghilangkan karbon dioksida yang dihembuskan oleh pengguna.

Terpasang pada loop adalah katup untuk memungkinkan penambahan oksigen dari tangki penyimpanan. Loop juga bisa berisi katup yang memungkinkan ventilasi gas.

Konfigurasi loop memiliki sirkulasi satu arah gas pernapasan. Pada pernafasan, gas meninggalkan corong, melewati katup non-return ke selang pernafasan, & kemudian melalui scrubber karbon dioksida dan counterlung, untuk kembali ke corong melalui selang inhalasi, di mana oksigen ditambahkan, & kemudian melalui katup non-return lainnya saat pengguna menghirup.

Sirkuit pernapasan beroperasi pada sedikit tekanan positif, yang melindungi pemakainya dengan mencegah bahan berbahaya memasuki sistem pernapasan. Closed Circuit SCBA bisa digunakan dengan waktu pakai 30 menit hingga 4 jam, tergantung pada aplikasi penggunaan. Sebaliknya, Sirkuit Terbuka hanya bisa digunakan selama maksimal 75 menit.

Banyak Closed Circuit SCBA memiliki pendingin untuk gas di loop pernapasan. Penyerap menghasilkan panas ketika bereaksi dengan karbon dioksida, dan gas hangat yang dihasilkan mungkin tidak nyaman bagi responden darurat di lingkungan operasional yang panas. Pendinginan biasanya dilakukan dengan pendingin udara yang dapat diisi dengan es, atau dengan pendingin elektronik.

Konsiderasi

Tergantung pada kebutuhan operasional, tim darurat mungkin menginginkan Closed Circuit SCBA dilengkapi dengan fitur-fitur khusus. Sebagai contoh, sistem yang digunakan dalam skenario kebakaran harus cukup panas & tahan api.

Pelapis khusus (special coating) bisa diterapkan pada sistem Closed Circuit SCBA yang dapat digunakan dalam lingkungan korosif. Sistem mungkin perlu diperkuat terhadap elemen-elemen lain yang mungkin dihadapi dalam situasi operasional, seperti resiko tertimpa puing-puing yang jatuh.

Secara umum Sirkuit Tertutup lebih mahal daripada Sirkuit Terbuka, selain itu, perawatan Closed Circuit SCBA, termasuk kebutuhan untuk mengganti komponen secara berkala, juga dapat menambah biaya keseluruhan sistem.

Mereka membutuhkan pemeriksaan menyeluruh sebelum digunakan. Demi keselamatan, responden harus dilatih sebelum menggunakan Closed Circuit SCBA untuk memastikan mereka mengoperasikan sistem dengan benar.

Masker facepieces biasanya dilengkapi dengan harness untuk menyesuaikan dengan berbagai bentuk wajah & memiliki garis penyegelan ganda untuk memastikan kecocokan yang ketat. Fitur lain dari penutup wajah termasuk viewports yang dioptimalkan untuk bidang penglihatan yang lebih baik.

Beberapa masker menyediakan sistem yang memungkinkan pemakainya untuk minum melalui sedotan. Sistem diaktifkan ketika katup gigitan ditekan bersama oleh gigi.

Type Breathing Apparatus model Closed Circuit SCBA yang lebih baru dilengkapi fitur yang bisa menampilkan sistem pemantauan, pemberitahuan, & peringatan elektronik yang akan mengingatkan jika ada fungsi alat bantu pernapasan vital yang mulai gagal. Sistem ini bisa secara otomatis merekam data misi, dan menunjukkan tekanan silinder, suhu, & durasi penggunaan yang tersisa.

Standar dan Persyaratan

Karena Closed Circuit SCBA menggunakan oksigen murni dan tekanan positif, perangkat harus memiliki ketahanan terhadap panas radiasi tinggi & api terbuka agar memenuhi persyaratan NIOSH dalam mengoperasikan Closed Circuit SCBA pada aplikasi pemadam kebakaran.