Mengenal Alat Keselamatan diatas Kapal

Alat keselamatan diatas kapal adalah adalah perlengkapan yang melindungi kehidupan atau jiwa manusia di laut. Perangkat didokumentasikan sebagai bagian dari Konvensi Internasional untuk Keselamatan Jiwa di Laut, atau Konvensi SOLAS. Livesaving Equipment ini harus memenuhi standar minimum dan harus diuji dan diservis dengan benar.

alat keselamatan diatas kapal

Beberapa Jenis Alat Keselamatan diatas Kapal antara lain :

1. Sekoci penyelamat (life boat)

Alat Keselamatan Diatas Kapal yang pertama Sekoci penyelamat (life boat) : Gunanya untuk menyelamatkan sekian banyak orang dalam keadaan bahaya. Sekoci (lifeboat) adalah salah satu livesaving equipment terpenting yang terpasang pada sebuah kapal dan dapat membantu menyelamatkan nyawa penumpang di atas kapal pada saat darurat. Mereka juga dapat disimpan di pantai untuk menyelamatkan orang-orang yang bermasalah di laut.

Sekoci-sekoci kecil yang kaku ini, yang juga dapat disebut sebagai versi rumit dari rakit penyelamat (life raft), diamankan di kapal ke deck yang memungkinkannya untuk diluncurkan dari sisi kapal, menghemat waktu penyelamatan karena menggunakan bantuan mekanis minimal untuk diluncurkan.

Selain menyelamatkan orang-orang dari situasi berbahaya, sekoci juga dilengkapi survival equipment yang penting bagi orang-orang di atas sekoci untuk digunakan untuk bertahan hidup sampai mereka menerima bantuan. Beberapa contoh barang tersebut dapat berupa ransum, air tawar, kotak P3K, kompas dan signaling equipment. Bermacam Ship menggunakan berbagai jenis sekoci jika terjadi keadaan darurat.

2. Pelampung Penolong Bentuk Cincin (Ring Life Buoys)

Alat keselamatan diatas kapal selanjutnya berupa pelampung penolong (ring life buoys) : Gunanya untuk mengapungkan orang diatas air. Life buoys ini berbentuk seperti ban mobil. Pelampung ini akan dilempar ke laut apabila ada satu orang penumpang yang jatuh ke laut. Pelampung ini harus mempunyai warna yang mencolok agar mudah dikenali.

3. Jaket Penolong (Life Jackets)

Alat keselamatan diatas kapal lainnya yaitu Life jacket yaitu berupa Jaket atau rompi penolong berbentuk seperti pakaian. Jaket penolong ini dimanfaatkan penumpang untuk mengapung di laut saat terjadi kondisi darurat. Jaket penolong juga harus mempunyai warna yang mencolok supaya mudah di lihat. Jaket ini harus dilengkapi dengan peluit yang dikaitkan pada tali untuk menarik perhatian penolong.

4. Rakit Penolong Tiup (Inflatable Liferaft)

Inflatable Liferaft adalah alat keselamatan diatas kapal yang terdiri dari dua tipe, pertama adalah rakit kaku dan yang kedua adalah rakit tiup. Tipe rakit tiup dipakai untuk mengantisipasi jika tidak berhasil menurunkan sekoci. Rakit penolong harus dilengkapi dengan penutup yang berfungsi untuk melindungi penumpang. Warna rakit ini rata-rata mencolok, seperti warna jingga agar mudah terlihat.

Sekarang ini rakit yang dikembangkan berbentuk seperti kapsul dengan kapasitas besar dan dilengkapi tali pembuka yang panjang. Penggunaannya dengan cara dilemparkan ke laut kemudian ditarik talinya. Sesudah tali ditarik, rakit akan secara otomatis menggembung. Kapasitas rakit dapat mengangkut hingga 25 orang.

5. Pelempar Tali Penolong (Line Throwing Apparatus)

Line throwing appliances merupakan alat keselamatan diatas kapal berikut yang menggunakan sebuah Roket pelempar tali. Gunanya sebagai penghubung pertama antara survivor dengan penolong yang mempermudah proses pendekatan, bisa juga dipakai untuk kepentingan lainnya.

Line throwing apparatus ini bukan peralatan pensinyalan marabahaya. Digunakan sehingga koneksi dibuat dalam hal garis yang kuat antara kapal yang mengalami bahaya dan kapal yang aman (untuk membuat jembatan) untuk melewati garis penarik atau jenis bantuan lainnya.

6. Survival suit dan Immersion suit

Gunanya sebagai pelindung dan mencegah suhu tubuh turun akibat dinginnya air laut.

7. Media pelindung panas (Thermal Protective Aid)

Gunanya juga sebagai pelindung tubuh, mengurangi hilangnya panas badan.

8. Isyarat Asap (Pyrotechnis)

Pyrotechics (Kembang api) adalah alat keselamatan diatas kapal yang menggunakan bahan yang mampu menjalani reaksi kimia eksotermik mandiri untuk menghasilkan panas, cahaya, gas, asap, dan / atau suara. Digunakan dalam situasi darurat yang ekstrem (seperti marabahaya), umum disediakan di atas kapal untuk menarik perhatian / menginformasikan kapal dalam jangkauan sehingga mencari bantuan untuk penyelamatan. Pada dasarnya, ini adalah metode visual untuk mengirim sinyal SOS.

Tipe PyroTechnics

Hand flare

Hand Flare (Suar tangan) adalah salah satu alat keselamatan diatas kapal berupa tongkat silinder kecil yang ketika diaktifkan, menghasilkan asap atau cahaya merah yang intens tanpa ledakan. Harus diulurkan ke bawah angin saat diaktifkan. Dapat digunakan di siang maupun malam hari

Rocket parachute flare

Seperti namanya, alat keselamatan diatas kapal ini dirancang untuk menembakkan bintang merah tunggal ke ketinggian sekitar 300m; suar ini, diluncurkan pada ketinggian minimum 300 m di udara, aktif sendiri untuk menghasilkan asap merah pekat. Parasut akan terbuka dan mengurangi tingkat keturunan yang memberi lebih banyak waktu bagi suar untuk tetap pada ketinggian dan untuk memberikan pandangan yang jelas ke kapal-kapal terdekat atau bantuan.

Buoyant smoke signals

Peralatan pyro tech ini disimpan dalam wadah kompak dengan sifat apung sehingga dapat mengapung di permukaan air untuk menandakan situasi kesulitan. Sebagian besar alat keselamatan diatas kapal ini untuk digunakan pada siang hari, ini dapat menunjukkan posisi marabahaya dengan asap oranye terang serta untuk menentukan arah angin untuk penyelamatan.