Penggunaan Obor Suluh Tetes (Drip Torch)

Obor Suluh TetesSuluh tetes terbuat dari:

  • Tangki – yang di isi dengan bahan bakar, memiliki pegangan, tutp dan lobang udara
  • Tongkat – pipa kuningan bergulung untuk menghindari sulutan api ke dalam tangki.
  • Pembakar – terbuat dari mulut pipa dan sumbu

Menggunakan Suluh Tetes

Isi obor dengan minyak tanah. Kalau itu tidak tersedia,maka bisa menggunakan campuran 25% bensin dengan 75% solar. Jangan menggunakan bensin saja, sangat berbahaya karena akan sangat mudah terbakar. Campuran tersebut pun masih berbahaya dan bisa meledak. Minyak tanah jauh lebih aman.

  • Jauhkan dari segala sumber api, buka tutup tangki dan isi dengan minyak tanah atau campuran bensin solar, jaga jangan sampai tercecer.
  • Pasang kembali tutupnya dan periksa apakah lingkaran ‘O” yang ada didalam telah menutup rapat tutup tersebut. Bersihkan dengan menggunakan lap apabila ada bahan baker yang tercecer sebelum menyalakan suluh.
  • Buka kran bahan bakar
  • Kendorkan skrup lobang udara dan tunggingkan tongkat suluh ke bawah. Hal ini untuk mengendalikan aliran bahan bakar pada sumbu.
  • Biarkan bahan bakar menetes dari mulut pipa ke sumbu
  • Nyalakan api pada sumbu dengan menggunakan korek api atau tongkang. Pada saat bahan bakar menetes pada sumbu nyala api akan menetes ke bawah.

Obor Suluh Tetes4Menggunakan suluh tetes:

Jalan perlahan dengan posisi suluh dibelakang anda, bahan bakar yang terbakar menetes pada garis rumput yang diinginkan. Disini, garis kedua tengah dibakar, dengan angina meniup api ke garis yang telah terbakar.

Setelah selesai :

Tegakkan tongkat. Padamkan api dengan meniupnya.

Obor Suluh Tetes2Bagaimana menyimpan suluh tetes

  • Matikan kran bahan bakar
  • Tutup lobang udara
  • Yakinkan bahwa api benar-benar padam
  • Letakkan obor dalam posisi berdiri tegak.

Written by Jaya Utama Proteksindo

Fire Fighting & Safety Equipment Specialist