Fire Fighting Water Monitor – Apa yang Harus Ketahui sebelum Membeli

Fire fighting monitor akan memberikan lebih banyak energi tenaga pasukan pemadam yang dirancang tidak membatasi pergerakkan personel, jadi inilah yang perlu Anda kenal sebelum Anda membelinya.

fire fighting monitor

Aliran deras air mengalir dengan mengaplikasikan pelbagai bermacam-macam peralatan antara lain master stream, fire fighting monitor, water cannon, deluge set (gun), pipa turret dan wagon pipe yang lebih umum, yang tergantung pada tipe peralatan yang dipakai oleh personil pemadaman kebakaran, mengingat ketika api besar membutuhkan sejumlah aliran air besar.

Fire water monitor terdiri dari tiga jenis peralatan yaitu :

    • yang dipasang pada perlengkapan pompa: truk pemadam jenis I atau jenis III atau unit Airport Rescue Fire Fighting (ARFF);
    • portable fire fighting monitor; dan
    • yang dipasang pada aerial apparatus.

Fire fighting monitor tower pada truk damkar tipe I dapat diletakkan secara permanen atau dapat dilepas dari truk dan digunakan sebagai perangkat portable.

Fire monitor pada truk ARFF dan mesin tipe III juga dipasang secara permanen dan bisa dikontrol dari jarak jauh oleh operator perangkat ketika kendaraan bergerak untuk operasi pump and roll.

Begitupun juga perangkat yang dipasang pada perlengkapan udara (aerial apparatus) juga cenderung dipasang secara permanen dengan kontrol kendali jarak jauh nirkable untuk operator.

Lebih Ringan, Lebih Kecil, Lebih Efisien

Masing – masing pabrikan fire monitor telah membuat peningkatan besar dalam hal efisiensi dengan mengurangi berat portable fire fighting monitor secara keseluruhan.

Para engineer telah mengaplikasikan paduan logam yang lebih baru untuk merancang dengan jalur yang lebih pendek dan lebih efisien dari perpipaan atau selang yang memasok air ke saluran outlet.

Itulah sebabnya fire fighting water monitor sekarang ini, khususnya model portable, mempunyai tampilan yang pendek dan gemuk bila dibandingkan dengan model fire monitor di masa lalu.

Built-in remote control umumnya dipasang di unit ARFF, truk tipe III, dan pada peralatan udara.

Sistem kendali remote control, menggunakan frekuensi radio dan komunikasi digital plug-and-play, memungkinkan petugas pemadam kebakaran untuk mengontrol aliran, pola aliran, dan jangkauan osilasi dari jarak hingga 400 meter.

Fitur fire monitor ini mampu mengakomodasi petugas damkar untuk memasang dan sekaligus menyiapkan persediaan airnya di “dangerous zone” dan bisa meninggalkannya tanpa perlu diawasi, sementara laju aliran, pola aliran, dan rentang ayunan osilasi semua bisa diatur di luar area yang berbahaya.

Kecakapan perangkat ini memungkinkan petugas pemadam kebakaran untuk memasang monitor dan mempersiapkan persediaan airnya di zona bahaya dan bisa membiarkannya tanpa pengawasan, sementara laju aliran, pola aliran, dan bentang ayunan osilasi seluruh dapat dikendalikan di luar zona yang membahayakan.

Model dual-purpose selain dipasang dalam posisi tetap pada truk pemadam kebakaran atau bisa juga diaplikasikan sebagai fire fighting monitor portable. Saat dipasang pada truk, fitur kontrol operator dari kebanyakan model yang lebih baru ini, beroperasi dari metode kelistrikan truk damkar via sambungan hot wire.

Operator kendaraan dapat mengontrol menggunakan kotak kontrol yang dipasang pada peralatan atau dengan remote control menggunakan frekuensi radio atau teknologi wireless digital. Salah satu pilihan yang sangat diinginkan mengingat ketentuan dalam NFPA 1901 (Standard for Automotive Apparatus, 2009 Edition) yang menyatakan:

Ketika fire fighting water monitor deck gun diposisikan di komponen atas truk kebakaran, patut dipertimbangkan rancangan yang mengakomodasi sebuah sistem yang mandiri sehingga bisa dioperasikan tanpa perlu seseorang untuk naik ke komponen atas truk.

Hal ini bisa dijalankan dengan menerapkan fire fighting monitor yang dioperasikan dari jarak jauh atau dengan memposisikan perangkat sehingga dapat dioperasikan dari posisi operator pompa”.

Disaat fire monitor yang sama dilepas dari posisi tetapnya untuk diaplikasikan sebagai perangkat portable, power bertenaga baterai yang terintegrasi, memungkinkan petugas pemadam kebakaran untuk mengendalikan perangkat dari jarak jauh mengaplikasikan teknologi frekuensi radio atau digital wireless.

Fire fighting ground monitor tipe dual-purpose memiliki kapasitas rentang aliran yang lebih besar, yaitu antara 3.800 liter per menit hingga 5.700 liter per menit saat dipasang pada truk kebakaran serta bentang osilasi yang lebih luas, sampai 355 derajat putaran horizontal dalam sebagian model.

Di saat fire monitor yang sama sudah diturunkan dari truk pemadam, aliran air yang tersedia hanya mencapai 3.800 lpm; begitupun juga pada kisaran osilasi juga berkurang hingga maksimum 180 derajat sesudah Anda kehilangan efek stabilisasi dari truk pemadam sebagai base.

Salah satu inovasi kreatif terkini dalam perlengkapan pemadam kebakaran ialah quick attack fire fighting monitor. Perangkat ini lebih kecil dari model dual-purpose. Dilengkapi nozzle yang benar-benar besar berukuran 64mm, dan dirancang untuk pemasangan cepat.

Namun apakah yang membikin quick attack fire fighting ground monitor menjadi alternatif opsi yang lebih bagus ketimbang model lain ?

Hal ini dikarenakan fire monitor ini biasanya lebih kecil, namun mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan tipe yang lebih besar: ground base untuk stabilitas, kesanggupan untuk mengalir sampai 1.900 liter/menit dan sekali terpasang di tempat bisa dibiarkan tanpa seorang operator dikala beroperasi.

Quick attack fire fighting monitor bisa menjadi nilai tambah yang kongkret untuk kondisi atau keadaan seperti perlindungan exterior exposure; yang mana begitu perangkat terpasang, petugas pemadam kebakaran bisa dikerahkan untuk menjalankantugas-tugas lapangan kebakaran lainnya.

Model quick-attack dan dual-purpose fire monitor juga tersedia dengan kemampuan berosilasi.

Tipe fire monitor ini mengaplikasikan motor yang digerakkan air seperti oscillating lawn sprinkler, dengan power lebih besar untuk membikin aliran air menyapu bolak balik (osilasi).

Sesudah disiapkan, fire fighting water monitor bisa memancarkan air antara 1.300 LPM dan 3.800 LPM, menjadikannya alat yang bagus untuk proteksi dari eksposur atau melindungi tangki selalu dingin dalam kejadian yang melibatkan material membahayakan.